genset industri pabrik

Seperti yang kita ketahui, pabrik memiliki kebutuhan yang cukup tinggi terhadap listrik. Untuk itu setiap pabrik biasanya tidak hanya mengandalkan listrik dari PLN, tetapi juga ditambah dengan genset.

Umumnya pabrik memerlukan genset untuk pemakaian jangka panjang. Maka dari itu, membeli genset akan lebih menguntungkan daripada menyewa untuk jangka waktu tertentu. Berikut kami rangkum tips dan cara memilih genset pabrik.

Sebelum masuk ke inti pembahasan, mari kita pelajari pentingnya genset untuk industri skala besar dan pabrik. 

Hal yang Diperhatikan saat Membeli Genset Pabrik

Kesalahan dalam membeli genset sering kali dilakukan karena tidak paham dengan yang dibutuhkan oleh pabrik. Sebelum memilih genset untuk kebutuhan pabrik, perhatikan beberapa hal berikut ini.

Penyesuaian Daya Genset

Karena pabrik umumnya menggunakan alat-alat yang besar dan banyak, tentu membutuhkan jumlah listrik yang tidak sedikit. Selalu perhitungkan daya listrik yang dibutuhkan oleh pabrik. 

Jika perhitungan Anda sudah tepat, barulah sediakan genset dengan daya total yang sudah dilebihkan sekitar 10% dari jumlah daya yang dibutuhkan. Dengan demikian, genset dapat menyuplai aliran listrik dengan lancar.

Spare Part Genset Mudah Dicari

Sama dengan benda industri lainnya, genset juga bisa mengalami kerusakan. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari mesin, hingga bahan bakarnya. Hal itu lambat laun akan merusak genset secara keseluruhan. 

Penting untuk membeli genset dengan spare part yang mudah ditemukan. Pasalnya, jika terjadi kerusakan, Anda dapat dengan mudah mengganti spare part tanpa harus mengeluarkan biaya berlebih untuk membeli unit baru.

Tipe Genset yang Tepat

Ada dua tipe genset yang bisa jadi pilihan, yakni open genset dan silent genset. Penggunaan open genset lebih cocok untuk operasional di luar ruangan, sebab genset industri tipe ini bisa menyebabkan kebisingan. Tapi juga tergantung pada durasi penggunannya.

Sedangkan silent genset cocok digunakan di ruangan tertutup karena tingkat kebisingan yang lebih rendah. Namun, tetap perhatikan daya genset yang tersedia untuk menunjang aktivitas produksi dan kegiatan pabrik di dalam ruangan.

Balik lagi, Anda harus mengetahui kebutuhan seperti apa yang nantinya akan dibantu oleh genset. Anda bisa pilih genset dengan tipe open jika banyak aktivitas diluar ruangan.

Memahami Cara Pemakaian Genset Pabrik

Selanjutnya pahami cara menggunakan genset sesuai dengan prosedur. Bagaimanapun juga, meskipun memiliki genset yang berkualitas sekalipun, hal tersebut akan terasa percuma ketika Anda tidak mampu menggunakan genset tersebut dengan baik. 

Cara pemakaian yang salah tentu akan berpengaruh signifikan pada usia genset yang digunakan, terlebih jika unit digunakan dalam jangka waktu panjang. Anda bisa melakukan training karyawan untuk memastikan hal ini.

Menghitung Daya Genset untuk Pabrik

Sebelum menentukan kapasitas dan daya genset, Anda harus memastikan tujuan pemakaian genset. Misal, cadangan listrik untuk kebutuhan operasional pabrik atau sebagai sumber listrik utama. 

Pastikan juga apakah genset pabrik akan menyala sebagai cadangan listrik ketika terjadi pemadaman dari PLN? Atau apakah genset tersebut harus menyala nonstop selama 24 jam selama seminggu? 

Mengapa memastikan hal ini penting? Sebab, genset memiliki tiga kapasitas yaitu: standby power, prime power, dan continuous power. Jika Anda mengetahui jumlah daya listrik yang dibutuhkan, pilihlah genset dengan daya total yang dilebihkan sekitar 10% dari jumlah keseluruhan daya yang dibutuhkan. 

Contohnya, daya listrik yang dibutuhkan yaitu 15000 Watt, maka kapasitas listrik genset yang harus Anda sediakan untuk pabrik dilebihkan sekitar 10% menjadi sebesar 15300 Watt.

Jenis Genset Industri

Ada beberapa genset industri yang cocok digunakan untuk skala besar, seperti operasional pabrik. Kami merangkum enam jenis genset industri sebagai rekomendasi untuk Anda.

Genset Deutz

Deutz adalah salah satu produsen mesin terdepan di dunia yang menciptakan inovasi di bidang teknologi. Deutz memiliki kompetensi utama dalam pengembangan, produksi, distribusi dan layanan dari diesel dan gas. 

Deutz memproduksi genset berkapasitas 12 kVA hingga 500 kVA. Genset Deutz bisa diaplikasikan untuk alat konstruksi, alat pertanian, mesin kereta api, mesin automotive, dan aplikasi lainnya.

Genset ini menjadi lebih unggul dibandingkan merek yang lain, karena konsumsi bahan bakar yang lebih irit. Hal ini karena sejak awal, genset Deutz dirancang sebagai sumber energi alternatif dengan kinerja mesin diesel terbaik.

Genset Deutz Dalian

Deutz Dalian merupakan genset pabrik  yang lahir dari hasil kolaborasi teknologi Jerman – China. Perusahaan Deutz bekerjasama dengan FAW Group Corporation yang merupakan salah satu dari empat  korporasi mesin terbesar di China.

Perusahaan ini memproduksi mesin bus, heavy-duty truck, dan banyak spare part alat berat. Salah satu kelebihan mereka yaitu penggunaan cairan pendingin (Glikol 50%) dalam selongsong mesin sebagai sistem pendingin.

Sementara itu, kipas knalpot, radiator, dan tangki ekspansi digerakkan mesin asli. Sirkuit dilengkapi dengan sistem pembersih dan sistem perlindungan pada semua permukaan mesin yang berjalan.  

Genset Perkins

Perkins memiliki banyak varian kapasitas genset. Genset Perkins untuk kapasitas 20 kVA hingga 200 kVA di produksi di negara China sedangkan kapasitas 250 kVA – 2000 kVA di produksi di beberapa negara antara lain India, Inggris, dan Amerika. 

Genset Perkins sudah sangat terkenal di Indonesia dan populasi Genset Perkins sudah banyak digunakan di banyak industri seperti hotel, rumah sakit dan pabrik. Sebelum memilih mesin genset jenis perkins tersebut alangkah baiknya mengenal kelebihan genset tersebut.

Genset Cummins

Genset Cummins merupakan salah satu mesin yang telah dikenal luas karena harganya yang kompetitif. Cummins memiliki dua pabrikan yang terdiri dari Cummins Dongfeng dan Cummins Chongqing, yang dimiliki oleh 50% perusahaan Cummins Amerika Serikat dan 50% perusahaan besar di China. 

Cummins Dongfeng memproduksi genset dengan seri 4B, 6B, C8.3, dan L8.9. Sedangkan Cummins Chongqing memproduksi genset dengan seri NT dan KT. Genset pabrik Cummins karena tidak mengeluarkan kebisingan.

Kelebihan lainnya yaitu genset ini irit terhadap bahan bakar. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan besar bagi industri pabrik untuk menekan biaya operasional. Selain itu, genset Cummins bisa memberikan kenyamanan bagi pekerja. 

Genset MTU (Motoren- und Turbinen)

Genset MTU merupakan mesin buatan Eropa – Jerman yang merupakan mesin kelas berat alias heavy-duty. Mesin mereka masuk dalam golongan tahan banting yang awet di kelasnya. 

Genset MTU merupakan mesin bersistem EMR, dimana pengoperasiannya menggunakan sistem elektronik – mekanik. Di Indonesia, mesin genset MTU banyak dan umum digunakan di PLN dan perkapalan, baik oleh instansi maupun pihak swasta.

Genset Watter

Genset Watter berasal dari pabrikan China yang dibuat oleh salah satu perusahaan terbesar Automotive. Genset yang cocok digunakan untuk industri kecil ini memiliki range kapasitas dari 15 kVA – 60 kVA. 

Dari segi harga, Genset Watter sangat ekonomis, sebanding dengan kapasitas yang tersedia. Penggunaannya pun banyak ditemukan di industri skala kecil. Kelebihan genset ini yaitu tidak menyebabkan kebisingan, sehingga tidak mengganggu area sekitar. 

Kesimpulan

Itulah penjelasan tentang genset pabrik yang cocok untuk operasional skala menengah dan besar. Semoga penjelasan pada artikel ini dapat membantu teman-teman semua dan bisa dijadikan sebagai referensi.

DPS Power menyediakan berbagai jenis genset industri original yang cocok untuk kebutuhan pabrik. Kami juga berkomitmen memberikan layanan dan servis terbaik dari pihak berpengalaman dengan harga yang kompetitif.