Selain genset silent, salah satu jenis genset rumah yang cocok dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan Anda adalah genset standby. Akan tetapi, Anda barangkali masih merasa ragu untuk membuat keputusan apakah benar jenis genset yang satu ini memang benar-benar yang sesuai untuk kebutuhan rumah tangga. Ditambah lagi, ada banyak pilihan di pasaran yang bisa membuat Anda cukup bingung dalam menentukan opsi.

Tapi, Anda tak perlu khawatir. Sebab, melalui ulasan berikut ini, kami sudah siapkan panduan singkat mengapa Anda perlu memilih genset standby sebagai pilihan genset rumah. Simak penjelasannya berikut ini dan semoga informasinya bisa memberikan manfaat untuk Anda. Selamat membaca!

Cara Kerja Genset Standby untuk Rumah

Pada dasarnya, fungsi genset standby sama saja dengan genset pada umumnya. Untuk genset rumah, jenis genset yang satu ini bekerja sebagai sumber listrik cadangan dalam situasi ketika terjadi pemadaman listrik.

Dengan genset standby, Anda bahkan bisa mengatur agar genset langsung beroperasi ketika pasokan listrik utama terputus atau mati. Dengan begitu, meskipun Anda dan keluarga sedang bepergian sekalipun, Anda tak perlu khawatir lampu teras ikut mati karena pemadaman listrik. Dan tentunya, genset rumah akan otomatis mati begitu pasokan listrik kembali normal.

Biasanya, genset standby dioperasikan dengan gas sebagai bahan bakar utamanya. Oleh karena itu, jenis genset yang satu ini berbeda dengan genset murah kebanyakan yang menuntut Anda untuk rutin mengecek stok bahan bakar di dalam tangki. Sebab, penggunaan bahan bakar gas pada genset standby membuatnya tidak butuh pengecekan yang terlalu rutin.

Sering kali, jenis genset rumah yang satu ini ditempatkan di halaman belakang atau di area-area di mana unit AC rumah biasa dipasang. Dalam pemasangannya sendiri, tentu Anda perlu pastikan bahwa pemasangan dilakukan oleh teknisi profesional untuk memastikan bahwa terdapat ventilasi yang cukup agar karbon monoksida yang dibuang oleh genset standby bisa dibuang dengan lancar.

Berapa Lama Umur Pakai Genset Standby?

Secara garis besar, mesin genset standby bisa beroperasi sampai dengan 20 tahun. Hanya saja, estimasi tersebut berlaku hanya jika Anda menggunakannya sebagai genset rumah untuk sumber listrik cadangan pada situasi darurat saja, seperti ketika terjadi pemadaman listrik, dan tidak digunakan secara terus-menerus.

Hanya saja, umur pakai genset standby tentu bervariasi, biasanya bergantung pada ukurannya. Akan tetapi, Anda bisa perkirakan umur pakai genset standby berkisar antara 700 sampai 1500 jam penggunaan. Dan dengan perawatan serta pemeliharaan yang rutin dan tepat, genset rumah standby Anda bisa beroperasi lebih lama lagi.

Tips Perawatan Genset Standby

Salah satu keunggulan utama dari genset standby – terutama jika dibandingkan dengan genset murah atau yang berbahan bakar bensin – adalah lebih mudah dirawat. Meski demikian, bukan berarti Anda bisa merawat genset standby dengan cara sembarangan, atau malah mengabaikan perawatannya, lho!

Agar genset standby Anda bisa berfungsi secara optimal sebagai genset rumah, Anda perlu terapkan beberapa langkah perawatan. Salah satu langkah kuncinya adalah dengan mengecek genset secara rutin setiap minggu. Dengan begitu, apabila Anda menemukan masalah, Anda bisa segera mengidentifikasi sinyal peringatan yang biasanya sudah terpasang pada genset standby.

Di samping itu, pastikah bahwa genset standby Anda terpasang pada mode auto (otomatis). Dengan begitu, baru genset rumah Anda bisa langsung beroperasi saat pemadaman listrik terjadi sehingga Anda tidak perlu repot-repot menyalakannya sendiri. Mode otomatis juga berarti genset akan mati sendiri begitu listrik sudah kembali menyala.

Pastikan pula bahwa Anda rutin membersihkan genset dari debu dan kotoran, termasuk yang menempel di luar sekalipun. Anda juga sangat dianjurkan untuk sesekali mencoba mengoperasikan genset untuk memastikan genset masih bisa berfungsi, misalnya sebulan sekali.

Hal lain yang perlu Anda perhatikan terkait dengan perawatan genset rumah standby adalah perawatan oleh teknisi dari dealer atau pusat layanan resmi genset yang Anda miliki, minimal setiap 6 bulan sekali atau 2 kali dalam setahun. Dengan begitu, genset Anda pun dapat dipastikan selalu berada dalam kondisi prima dan bisa berfungsi kapan saja Anda membutuhkannya.