
Keberadaan generator pada genset sangatlah penting. Ya, generator memiliki fungsi utama mengubah energi mekanik menjadi energi listrik sehingga bisa digunakan sebagai pemasok daya listrik.
Anda pastinya sudah tidak asing lagi dengan keberadaan genset pada acara-acara besar sebagai pemasok daya listrik. Memang, hal itu menjadi salah satu fungsi dari genset. Namun, Anda harus mengetahui bahwa genset tidak saja memiliki fungsi demikian, melainkan masih ada banyak fungsi lainnya.
Berbicara soal fungsi genset, kita bisa mengklasifikasikannya ke dalam beberapa segi. Mulai dari segi ekonomi hingga segi kebutuhan. Apa saja fungsi genset dari beberapa segi itu? Yuk simak pembahasan selengkapnya di bawah ini!
Fungsi Genset
Ada empat segi yang bisa menjelaskan berbagai fungsi genset dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya sebagai berikut:
- Fungsi Genset dari Segi Ekonomi
Keberadaan genset bisa membikin kegiatan ekonomi berjalan lancar. Ya, tidak sedikit kegiatan ekonomi yang menggunakan listrik secara terus-menerus sehingga aktivitas produksi akan terganggu bahkan mandek jika terjadi pemadaman listrik dari PLN.
Sebagai contoh, industri konveksi membutuhkan sumber listrik yang terus mengalir untuk mengaktifkan mesin jahit, melakukan proses printing dan lainnya. Apabila kegiatan-kegiatan itu tidak berjalan dengan baik karena tidak ada sumber listrik (atau listrik padam), maka kegiatan ekonomi juga akan mandek.
Begitu juga dengan hotel atau tempat penginapan yang membutuhkan genset sebagai pemasok listrik berkapasitas besar. Akan muncul berbagai masalah, seperti komplain dari pelanggan, apabila listrik tiba-tiba padam. Nah, genset bisa menjadi pemasok listrik yang stabil dan konsisten dalam kondisi aktif.
- Fungsi Genset dari Segi Kebutuhan
Fungsi genset juga bisa dilihat dari segi kebutuhan. Sebagai contoh, masyarakat mengadakan acara pernikahan, kampanye hingga pertunjukan musik yang membutuhkan pasokan listrik cukup besar dan konsisten. Nah, untuk memenuhi kebutuhan itu, genset bisa dijadikan alternatif terbaik.
Hingga saat ini, genset memang sangat sering difungsikan untuk kegiatan-kegiatan besar sebagaimana yang kami contohkan tadi. Genset tidak lain berperan mengaktifkan semua peralatan yang menggunakan listrik, seperti sound dan lampu.
Untuk diketahui, terkait segi kebutuhan, genset yang digunakan umumnya memiliki kapasitas daya listrik 220 – 300 volt. Kapasitas daya listrik sebesar itu sudah bisa mengaktifkan banyak peralatan untuk menunjang berjalannya suatu kegiatan.
- Fungsi Genset dari Segi Kelistrikan
Mungkin Anda sudah tahu fungsi genset dari segi kelistrikan mengubah energi mekanik menjadi energi listrik melalui proses pembakaran dari bahan bakar yang digunakan. Untuk diketahui, genset terdiri atas dua jenis, yakni genset diesel yang menggunakan bahan bakar solar dan genset bensin yang menggunakan bahan bakar bensin.
Genset memang memiliki sistem generator yang mampu mengubah arus DC ke arus AC dan sebaliknya. Sistem generator inilah yang memainkan peranan penting dalam memasok listrik sesuai dengan rancangan listrik yang ada.
- Fungsi Genset dari Segi Fisika
Fungsi genset juga bisa lho dilihat dari segi fisika. Ya, genset dapat mengubah tegangan yang diproduksi dari bahan bakar yang digunakan.
Nah, perihal tegangan pada genset, ada yang dinamakan genset 3 fasa dan genset 1 fasa. Genset 3 fasa menggunakan daya yang besar untuk mengalirkan tegangan dari kutub L ke kutub N yang netral. Jenis genset ini banyak digunakan untuk kebutuhan listrik rumah tangga kelas menengah. Adapun genset 1 fasa mengandalkan tegangan yang tinggi untuk mengalirkan kedua kutub tersebut.
Cara Memilih Genset yang Bagus
Setelah mengetahui fungsi genset dari berbagai segi, saatnya Anda mempelajari cara memilih genset yang bagus. Ya, membeli genset memang harus menggunakan pertimbangan-pertimbangan dan menyesuaikannya dengan kebutuhan.
Sedikitnya ada tiga hal yang harus Anda pertimbangkan dalam memilih genset yang bagus. Antara lain sebagai berikut:
- Perhatikan Tipe Genset
Perlu Anda ketahui, genset secara umum memiliki dua tipe, yakni tipe open dan silent. Genset tipe open menghasilkan tingkat kebisingan yang cukup tinggi dan mengganggu dibandingkan tipe silent. Genset tipe silent memang dilengkapi peredam suara.
Oleh karenanya, genset tipe open cocok dijadikan pemasok listrik untuk kegiatan-kegiatan di outdoor dan pabrik yang penempatannya pun harus di luar ruangan. Sementara itu, genset tipe silent cocok dijadikan pemasok listrik untuk kantor, rumah sakit, hotel, restoran dan bank.
- Sesuaikan Daya Kekuatan Genset dengan Kebutuhan
Jangan terburu-buru membeli atau menyewa genset sebelum mengetahui kebutuhan listrik Anda! Ya, Anda harus mencatat peralatan apa saja yang nantinya dinyalakan dengan genset. Misalnya: lampu, AC, kulkas dan lainnya.
Dengan mencatat semua peralatan yang dinyalakan dengan genset, Anda dapat mengetahui jumlah daya listrik yang diperlukan. Sehingga, pemilihan genset dapat dilakukan dengan tepat dan mampu memenuhi pasokan listrik sesuai kebutuhan.
- Pertimbangkan Bahan Bakar yang Digunakan Genset
Di atas telah kami sebutkan ada dua jenis genset jika dilihat dari penggunaan bahan bakarnya, yakni genset diesel berbahan bakar solar dan genset bensin berbahan bakar bensin. Kami menyarankan Anda membeli atau menyewa genset yang mana bahan bakarnya mudah didapatkan di daerah Anda. Ya, jangan sampai Anda kerepotan hanya untuk mencari bahan bakar genset yang ternyata sulit ditemukan di daerah Anda.
Untuk diketahui, genset diesel menghasilkan emisi lebih ramah lingkungan dibandingkan genset bensin. Jadi, apabila Anda pengin menjaga lingkungan agar tetap dalam kondisi baik, gunakanlah genset diesel.
Itulah pembahasan tentang fungsi generator pada genset dalam kehidupan sehari-hari berikut cara memilih genset yang bagus. Ingat, pilihlah genset sesuai kebutuhan!