Kapasitas Listrik Terpasang vs Pemakaian Daya

Istilah daya listrik sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Namun, apakah pengertian dari daya listrik? Secara singkat, daya listrik dapat diartikan sebagai laju hantara energi listrik dalam rangkaian listrik. Satuan daya listrik adalah Watt [W], yang menyatakan banyaknya tenaga listrik yang mengalir per satuan waktu (Joule/detik). Daya adalah banyaknya beban listrik yang terpakai pada suatu instalasi listrik dengan satuan watt. Secara singkat, terdapat beberapa pengertian umum lainnya untuk mempelajari satuan listrik, seperti halnya arus listrik (Satuannya ampere [A]), tegangan listrik (Satuannya Volt [V]), Frekuensi (Satuannya Hertz [Hz]), dan energi listrik (Satuannya dalam watt-hour [wH] atau kilowatt-hour [kwH]).
Kapasitas listrik yang terpasang tentunya berbeda dengan jumlah pemakaian listrik. Jumlah pemakaian listrik tidak selalu mencerminkan besar kapasitas listrik yang terpasang di tempat tersebut. Kedua hal ini berhubungan erat dengan besaran daya yang dibutuhkan atau digunakan oleh perangkat elektronik yang terpakai ditempat kita.

Lalu, bagaimana cara membedakan kapasitas listrik terpasang dengan jumlah pemakaian listrik?

Analogi mengenai kedua hal ini bisa diceritakan seperti ini. Kapasitas listrik terpasang merupakan sebuah rumah dari suatu tempat, sedangkan daya listrik adalah rombongan tamu yang menumpang di tempat tersebut selama jangka waktu tertentu. Misalnya, sebuah rumah memiliki daya tampung 1300 tamu untuk menginap. Pada pagi hari, rumah tersebut kedatangan rombongan tamu pertama berjumlah 350 orang yang hendak menginap selama 7 hari. Siang harinya, rombongan tamu kedua berjumlah 500 orang datang menginap selama 3 hari, dan sorenya rombongan ketiga datang dengan jumlah 600 orang yang menginap selama 5 hari.

Jumlah kedatangan rombongan pertama dan kedua adalah 850 orang. Maka, sisa tempat untuk tamu menginap disana hanya tinggal 450 orang. Karena rombongan ketiga memiliki jumlah lebih sebanyak 600 orang, sedangkan tempat yang tersisa untuk tamu menginap hanya 450 orang, maka rombongan ini tidak akan dapat diterima untuk tinggal di tempat tersebut. Jadi untuk selanjutnya, tempat tersebut hanya bisa menerima rombongan tamu untuk menginap dengan jumlah 450 orang saja, tidak bisa lebih dari angka tersebut.

Penggambaran analogi kapasitas listrik dan jumlah pemakaian listrik bisa diartikan sedemikan rupa. Kapasitas listrik terpasang hanya berfungsi menampung besar daya dari perangkat elektronik, agar dapat menyala selama jangka waktu tertentu . Namun, besar daya dari perangkat-perangkat elektronik yang hendak dinyalakan tidak akan menambah atau mengurangi nilai dari kapasitas listrik yang terpasang itu sendiri.

Disisi lain, pemahaman mengenai pemakaian daya adalah besar daya dari perangkat elektronik yang bisa dinyalakan. Nilainya akan terus bertambah selama perangkat terus menyala dalam kondisi waktu tertentu. Seandainya nilai daya perangkat elektronik sebesar 400 Watt menyala selama 8 jam, maka pemakaian daya yang terjadi bisa dihitung seperti ini 8 x 350 = 3.200 Watt.

Setiap tempat memiliki nilai batas besaran listrik yang bisa dipakai, seperti halnya 1300VA, 2200VA, dan seterusnya. Jika suatu tempat memiliki nilai besaran listrikya 1300VA, maka total pemakaian listrik dari semua perangkat yang terpasang atau menyala di tempat tersebut tidak bisa melebihi dari nilai 1300VA. Selama pemakaian daya perangkat elektronik yang dijalankan masih dalam batas 1300VA, maka tidak akan menimbulkan masalah apapun.

Untuk mengetahui besaran kapasitas listrik yang terpasang, bisa dilakukan dengan cara melihat pada resi pembayaran biaya listrik bulanan. Anda bisa juga melihat pada MCB di meteran berupa tulisan angka yang diakhiri dengan rangkaian huruf VA. Sehingga, jika sewaktu-waktu Anda ingin membangun sebuah usaha, maka harus berkonsultasi dengan konsultan yang paham tentang dunia perlistrikan. Terutama jika Anda akan memakai daya listrik yang cukup besar sehingga wajib untuk memiliki daya listrik cadangan agar aman dari serangan listrik padam.

Like this article?

Share on facebook
Share on Facebook
Share on twitter
Share on Twitter
Share on linkedin
Share on Linkdin
Share on pinterest
Share on Pinterest

Leave a comment

Product Request