Mengenal Genset AVR: Pengertian, Fungsi, Tips Membelinya

Apa itu genset AVR? Jika rumah Anda menggunakan mesin genset dalam memenuhi kebutuhan listrik atau menjaga stabilitas listrik di kala terjadinya pemadaman, maka Anda harus mengetahui AVR.

Pada intinya, AVR memiliki fungsi utama menjaga stabilitas dan keseimbangan voltase atau tegangan listrik. Dengan adanya AVR, genset tidak akan mudah rusak, begitu juga dengan perangkat listrik yang Anda gunakan.

Nah, agar Anda makin paham apa itu genset AVR, bagaimana cara kerjanya, apa saja fungsinya berikut tips membelinya, di bawah ini kami berikan penjelasan selengkapnya untuk Anda. Simak dengan saksama!

Pengertian Genset AVR

Genset AVR atau Automatic Voltage Regulator adalah genset yang berfungsi sebagai penyeimbang atau penstabil voltase saat berhadapan dengan beban listrik yang acap kali berubah-ubah. Masih bingung dengan penjelasan tersebut? Baiklah, kami berikan perumpamaan untuk memudahkan pemahaman Anda.

Kami dapat mengumpamakan genset AVR sebagai tangan seseorang. Misalnya, orang tersebut diminta untuk menutup matanya lalu menengadahkan salah satu tangannya ke depan dan sejajar dengan dada.

Kemudian, ada orang lain yang meletakkan suatu benda (misalnya batu) berbobot 5 kilogram di atas tangan orang yang menutup matanya itu. Kemudian, secara refleks, tangan dia akan terdorong ke bawah karena adanya beban.

Namun, dia akan berusaha ‘menstabilkan’ atau ‘menyeimbangkan’ tangannya yang ditimpa beban 5 kilogram itu agar tangannya tetap di depan dan sejajar dengan dadanya. Seperti itu-lah perumpamaan AVR, yang mana berfungsi menyeimbangkan voltase saat berhadapan dengan beban listrik yang berubah-ubah.

Fungsi AVR

Telah dijelaskan di atas bahwa fungsi genset AVR adalah menjaga keseimbangan dan stabilitas tegangan listrik saat berubah-ubah. Ketahuilah tegangan listrik yang berubah-ubah alias tidak stabil dapat memperburuk performa perangkat listrik yang Anda gunakan.

Misalnya, Anda memiliki kulkas yang jika dinyalakan membutuhkan tegangan listrik sebesar 250 volt. Sementara itu, genset yang Anda gunakan hanya menghasilkan output kurang dari 250 volt. Hal ini akan mengakibatkan sejumlah komponen dalam suplai power soak. Penyebanya tidak lain adalah genset kekurangan tegangan listrik sebagaimana yang dibutuhkan kulkas.

Nah, jika Anda menggunakan AVR, kejadian semacam itu akan terminimalisir. Kulkas yang Anda gunakan pun dapat beroperasi sebagaimana mestinya.

Lantas, seperti apa sistem kerja AVR? Ya, selain fungsi, Anda juga perlu mengetahui sistem kerja AVR dalam menstabilkan tegangan listrik.

Sedikitnya ada tiga tahapan genset AVR menjalankan ‘peranannya’. Tahap pertama, gulungan utama generator mulai bekerja ketika mesin dihidupkan. Tahap berikutnya, generator akan menangkap tegangan listrik. Ya, pada tahap kedua ini, generator mulai membaca berapa tegangan listrik yang dihasilkan.

Kemudian, pada tahap ketiga, regulator akan mentransfer sinyal ke exciter. Ketika output rendah, sinyal yang ditransfer ke exciter akan meningkatkan tegangan listrik. Hal ini juga berlaku sebaliknya, jika output tinggi, sinyal yang ditransfer ke exciter akan menurunkan tegangan listrik. Sehingga, tercapailah tegangan listrik yang stabil atau seimbang.

Stabilitas tegangan listrik sangat diperlukan agar perangkat listrik yang dijalankan bekerja dengan optimal. Selain itu, juga akan terhindar dari kerusakan. Anda, pastinya, tidak mau perangkat listrik tiba-tiba rusak hanya gara-gara tegangan tidak stabil, kan?

 

Penyebab Genset AVR Rusak dan Cara Mengatasinya

Genset AVR dapat mengalami kerusakan jika pemakaiannya tidak sesuai dengan aturan yang ada. Ini-lah mengapa Anda harus mengetahui sistem kerja AVR sebagaimana yang kami jelaskan di atas.

Namun, jika genset AVR Anda terlanjur mengalami kerusakan, mungkin disebabkan beberapa hal. Nah, di bawah ini kami jelaskan penyebab sekaligus cara mengatasi genset AVR rusak. Simak dengan saksama!

Putaran Genset Tidak Stabil

AVR akan bekerja lebih berat apabila mesin genset bekerja dengan putaran yang tidak stabil, seperti fluktuasi. Hal ini dapat mengakibatkan kerusakan pada AVR itu sendiri.

Adapun cara terbaik mengatasi masalah itu adalah memastikan mesin genset bekerja dengan putaran yang stabil. Ini akan berdampak pada tingkat keawetan AVR yang lebih lama karena tidak ‘dituntut’ kerja berat.

Beban Listrik Overload

Ketahuilah, AVR memang dapat menstabilkan tegangan listrik namun ada batasannya. Ya, AVR dapat menjaga stabilitas terhadap beban listrik yang mengalami penurunan tegangan, namun tidak jika beban itu berlebihan (overload) kepada generator.

Dengan kata lain, AVR tidak mampu menanggung beban yang berlebihan. Sehingga, AVR tidak dapat menaikkan tegangan yang mengalami penurunan tersebut. Kejadian semacam ini dapat mengakibatkan kerusakan lho.

Oleh karenanya, kami menyarankan Anda untuk menggunakan genset AVR secara bijak. Yakni, memastikannya tidak menanggung beban yang overload.

Lonjakan Beban Listrik yang Besar

Penyebab AVR mengalami kerusakan berikutnya adalah terjadinya lonjakan beban listrik yang besar secara tiba-tiba. Ya, kasus semacam ini tidak mampu distabilkan oleh AVR secara refleks lantaran ukuran beban yang besar.

Jadi, sekali lagi, kami tekankan agar Anda menggunakan genset AVR secara bijak. Jangan sampai terjadi lonjakan beban secara tiba-tiba yang dapat memberatkan kerja AVR.

Hubungan Pendek

Mungkin Anda sudah tahu kalau hubungan pendek atau juga dikenal dengan istilah short circuit juga dapat berdampak fatal bagi AVR. Ya, gara-gara hal itu, generator atau AVR yang Anda gunakan dapat mengalami kerusakan.

Jadi, pastikan instalasi listrik di rumah Anda betul-betul dalam keadaan baik. Pastikan juga instalasi listrik tersebut memiliki ketahanan yang apik sehingga terhindar dari hubungan pendek

Mencapai Masa Pemakaian

Seperti halnya perangkat listrik lainnya, genset AVR juga memiliki masa pemakaian. Jika sudah memasuki apalagi melebihi masa pemakaian, kinerja AVR biasanya tidak ‘oke’ lagi. Apalagi, jika kesehariannya mendapatkan beban listrik yang berat.

Kami menyarankan Anda menggunakan AVR sesuai dengan ketentuan dan petunjuk yang ada. Dengan memerhatikan ketentuan dan petunjuk yang ada, AVR akan lebih awet dan terhindar dari kerusakan dini.

 

Tips Membeli AVR

Sebelum Anda melakukan pembelian genset AVR, alangkah lebih baiknya Anda mencermati tips-tips di bawah ini. Ya, kami bagikan beberapa tips penting dalam membeli genset AVR. Berikut di antaranya:

  • Ketahui terlebih dahulu fluktuasi tegangan generatornya.
  • Pilih genset AVR yang memiliki kapasitas lebih besar dibandingkan beban listrik.
  • Pilih distributor yang menyediakan garansi.
  • Konsultasikan kebutuhan genset AVR Anda kepada pihak distributor.

Untuk diketahui, konsultasi adalah bagian terpenting dari tips yang kami bagikan di atas. Sebab, nantinya Anda akan mendapatkan AVR yang betul-betul sesuai kebutuhan sehingga tidak mudah rusak.

Penting juga bagi Anda untuk melakukan perawatan AVR selama memiliki dan menggunakannya. Perawatannya tidak sulit kok! Anda bisa melakukan perawatan sesuai petunjuk yang ada. Dengan begitu, performa dan kualitas genset AVR akan terus dalam keadaan baik serta tingkat keawetannya sangat tinggi.

Itulah pembahasan tentang genset AVR, mulai dari pengertian, fungsi hingga tips membelinya. Memilih genset AVR yang berkualitas adalah keputusan terbaik agar kebutuhan listrik Anda betul-betul terpenuhi dengan baik.

The Power Generator Company
Your trusted partner for power generator provider

Media Sosial
Surabaya
Copyright © 2020 DPS The Power Generator Company. All Rights Reserved.

Product Request